(فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا ۖ فَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَإِطْعَامُ سِتِّينَ مِسْكِينًا ۚ ذَٰلِكَ لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ۚ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۗ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ) [Surat Al-Mujadala : 4]
Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.
Selasa, 10 Juni 2014
Ilmu
Senin, 19 Mei 2014
PENILAIAN TINDAKAN KELAS
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Pendidikan Agama Islam sangat penting diberikan karena
mempunyai peran yang sangat penting dalam membekali siswa – siswi untuk menyongsong
masa depan menuju kepada suatu persaingan, tantangan dan perubahan zaman. Pendidikan
Agama Islam diberikan dalam rangka untuk meningkatkan potensi spiritual dan
membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada
Allah Swt. Dalam meningkatkan Pendidikan Agama Islam khususnya dalam pada
materi Iman kepada allah melalui pemahaman “ asmaul
husna “ pada kurikulum 2013
diperlukan metode dan cara yang tepat. yang sesuai dengan sistem
pendidikan nasional yang intinya adalah pembentukan watak, pembentukan
pengetahuan, dan terbentuknya keterampilan peserta didik serta tetap mengacu
pada peningkatan kualitas pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan
kurikulum sebelumnya
Langganan:
Postingan (Atom)