Selasa, 10 Juni 2014

Ilmu

(فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا ۖ فَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَإِطْعَامُ سِتِّينَ مِسْكِينًا ۚ ذَٰلِكَ لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ۚ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۗ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ) [Surat Al-Mujadala : 4]
Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.

Senin, 19 Mei 2014

PENILAIAN TINDAKAN KELAS



BAB I
PENDAHULUAN

1.1          Latar Belakang
Pendidikan Agama Islam sangat penting diberikan karena mempunyai peran yang sangat penting  dalam membekali siswa siswi untuk menyongsong masa depan menuju kepada suatu persaingan, tantangan dan perubahan zaman. Pendidikan Agama Islam diberikan dalam rangka untuk meningkatkan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt. Dalam meningkatkan Pendidikan Agama Islam khususnya dalam pada materi Iman kepada allah melalui pemahaman asmaul husna pada kurikulum 2013 diperlukan metode dan cara yang tepat. yang sesuai dengan sistem pendidikan nasional yang intinya adalah pembentukan watak, pembentukan pengetahuan, dan terbentuknya keterampilan peserta didik serta tetap mengacu pada peningkatan kualitas pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan kurikulum sebelumnya